Tragedi Laut Andaman: Kapal Pembawa Pengungsi Rohingya Tenggelam, 11 Tewas dan Puluhan Hilang

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sebuah kapal yang mengangkut puluhan pengungsi etnis Rohingya dilaporkan tenggelam di perairan antara Thailand dan Malaysia, Minggu (9/11/2025). Hingga Senin (10/11/2025), sedikitnya 11 orang ditemukan tewas, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Peristiwa nahas itu terjadi di sekitar Pulau Tarutao, kawasan utara Malaysia yang berdekatan dengan Langkawi. Kepala Polisi Kedah, Adzli Abu Shah, mengatakan kapal tersebut diyakini terbalik tiga hari sebelum ditemukan.

“Sebuah kapal yang membawa sekitar 90 orang diyakini tenggelam,” ujar Adzli kepada media lokal.

Baca Juga Artikel Beritanya :  USK dan KKP RI Kolaborasi Lindungi Megafauna Laut Indonesia

Otoritas maritim Malaysia dan Thailand kini melakukan operasi pencarian gabungan di wilayah laut tersebut. Direktur Badan Maritim Malaysia untuk Kedah dan Perlis, Romli Mustafa, menyebut 13 orang berhasil diselamatkan, sebagian besar merupakan pengungsi Rohingya.

Namun, tragedi ini tampaknya bukan satu-satunya. Dua kapal lain yang dilaporkan berangkat bersamaan masih belum ditemukan, dan diduga mengangkut lebih dari 200 penumpang.

Penemuan korban juga tersebar di dua wilayah. Otoritas Thailand menemukan empat jenazah, termasuk dua anak berusia 10 dan 12 tahun, sedangkan tujuh jenazah lainnya ditemukan oleh tim Malaysia.

Baca Juga Artikel Beritanya :  KNPI Aceh Desak Presiden Copot Mendagri Tito dan Dirjen Safrizal

“Dua korban perempuan yang ditemukan membawa kartu pengungsi Rohingya,” ungkap pejabat maritim Thailand kepada Reuters.

Romli menuturkan, kapal tersebut berangkat dari pesisir Myanmar, dekat perbatasan Bangladesh, sekitar dua pekan lalu. Sebagian penumpang disebut sempat berpindah ke kapal lain sebelum kecelakaan. Dari 13 penyintas, 11 orang adalah warga Rohingya dan dua lainnya berasal dari Bangladesh.

Menurut data UNHCR, sejak awal tahun 2025, lebih dari 5.100 warga Rohingya menempuh pelayaran berisiko tinggi untuk melarikan diri dari kekerasan di Myanmar maupun kondisi memprihatinkan di kamp pengungsi Bangladesh. Sekitar 600 orang di antaranya dilaporkan tewas atau hilang di laut.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Hibah Tanah Bireuen: Ayub Bin Ismail Bantu Warga Gubuk Reyot Miliki Rumah Layak Huni

Sejak tindakan keras militer Myanmar pada tahun 2017, lebih dari 1,3 juta warga Rohingya hidup di pengungsian. Dalam keputusasaan mencari kehidupan yang lebih aman, banyak di antara mereka memilih menempuh perjalanan laut berbahaya menuju Malaysia dan Indonesia — meski harus mempertaruhkan nyawa di samudra yang ganas.(**)

Editor : Ayah Mul

Berita Terkait

SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional: “Jangan Lambat, Rakyat Sudah Kelaparan!”
“Bupati Pergi Umrah di Tengah Banjir, Warga Aceh Selatan Pertanyakan Prioritas Kepemimpinan”
Pemkab Aceh Selatan Pastikan Penanganan Pengungsi Terkendali, Pemulihan Memasuki Tahap Akhir
Sekda Aceh: Besok Dana BTT Cair — Langkah Cepat Tangani Dampak Banjir-Longsor
Tiket Pesawat Tembus Rp 8 Juta Saat Bencana, YARA Sebut Eksploitasi Rakyat Aceh
Ketua PWI Pijay Minta Pemkab Alihkan Anggaran Belum Terpakai untuk Penanganan Bencana Banjir
Hari Keenam Tanggap Darurat, Sekda Aceh Instruksikan Percepatan Distribusi Logistik dan Pemulihan Akses
KOSAMI Jaya Ulurkan Bantuan, Hangatkan Harapan Warga Korban Banjir Aceh Selatan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:13 WIB

SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional: “Jangan Lambat, Rakyat Sudah Kelaparan!”

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:47 WIB

“Bupati Pergi Umrah di Tengah Banjir, Warga Aceh Selatan Pertanyakan Prioritas Kepemimpinan”

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:46 WIB

Sekda Aceh: Besok Dana BTT Cair — Langkah Cepat Tangani Dampak Banjir-Longsor

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:35 WIB

Tiket Pesawat Tembus Rp 8 Juta Saat Bencana, YARA Sebut Eksploitasi Rakyat Aceh

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:13 WIB

Ketua PWI Pijay Minta Pemkab Alihkan Anggaran Belum Terpakai untuk Penanganan Bencana Banjir

Berita Terbaru

Pemko banda aceh

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Sabtu, 6 Des 2025 - 06:09 WIB