Proyek Tol Aceh Masuk PSN 2025-2029, Sigli–Banda Aceh Hampir Rampung

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Progres pembangunan Tol Sigli–Banda Aceh mencapai 96%, siap memangkas waktu tempuh Banda Aceh–Sigli menjadi 45 menit."

Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan 50 proyek jalan tol sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029. Dari daftar megaprogram tersebut, Provinsi Aceh menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus, menyusul target penyelesaian jaringan Tol Trans Sumatra hingga ke ujung utara Pulau Andalas.

Dua proyek besar di Aceh yang masuk dalam daftar PSN adalah Tol Sigli–Banda Aceh dan Tol Binjai–Langsa. Kedua ruas ini dianggap strategis dalam menopang konektivitas lintas Sumatra sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan barat Indonesia.

Tol Sigli–Banda Aceh Hampir Rampung

Tol Sigli–Banda Aceh yang membentang sepanjang sekitar 74 kilometer kini telah mencapai progres fisik 96 persen. Pemerintah menargetkan tol ini dapat tersambung penuh pada tahun 2025.

Dengan selesainya proyek ini, waktu tempuh dari Banda Aceh ke Sigli yang sebelumnya membutuhkan sekitar dua jam perjalanan darat akan berkurang drastis menjadi hanya sekitar 45 menit.

Tol ini diyakini akan menjadi urat nadi baru transportasi di Aceh, membuka akses ekonomi antar kabupaten, dan mendorong investasi di wilayah barat laut Sumatra.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Jembatan Pango Banda Aceh! Pembangunan Terkendala Pembebasan Lahan, DPR Aceh Turun Tangan

Tol Binjai–Langsa Masuk Daftar Baru PSN

Sementara itu, Tol Binjai–Langsa yang melintasi dua provinsi — Sumatra Utara dan Aceh — menjadi ruas baru yang masuk daftar PSN dan kini sedang dikawal ketat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga Artikel Beritanya :  Sekda Aceh Saksikan Akad Pembangunan Gedung Bahasa Arab Raja Abdullah

Proyek ini diharapkan menjadi jalur utama penghubung logistik antara kawasan industri Medan dan pelabuhan di pesisir timur Aceh. Kehadiran tol tersebut akan memperlancar arus barang dan memperkuat konektivitas perdagangan antardaerah.

Hadapi Tantangan Pembebasan Lahan

Meski progres pembangunan berjalan baik, pemerintah mengakui bahwa percepatan proyek masih menghadapi kendala klasik, terutama dalam hal pembebasan lahan dan ganti rugi tanaman. Pemerintah Aceh kini tengah menyiapkan skema penyelesaian agar proyek tidak kembali tersendat.

“Persoalan administratif dan ganti rugi sedang kita selesaikan. Kita ingin masyarakat juga diuntungkan dari proyek nasional ini,” ujar seorang pejabat Pemerintah Aceh ketika dikonfirmasi.

Fokus Pemerataan Pembangunan

Pemerintah pusat kini juga menerapkan kebijakan selektif terhadap proyek tol baru yang belum memasuki tahap konstruksi, untuk memastikan efisiensi penggunaan APBN dan memprioritaskan ruas dengan dampak ekonomi paling tinggi.

Baca Juga Artikel Beritanya :  PT BNA Lakukan Pembekalan Aplikasi Peradilan bagi Calon Advokat

Kendati demikian, proyek tol di Aceh dipastikan tetap berlanjut karena telah memasuki tahap pembangunan fisik dan memiliki posisi penting sebagai tulang punggung konektivitas Trans Sumatra.

Masuknya dua proyek tol Aceh dalam daftar PSN era Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa arah pembangunan nasional kini berfokus pada pemerataan infrastruktur, tidak lagi terpusat di Pulau Jawa.

Dengan rampungnya jaringan tol di Tanah Rencong, mimpi konektivitas lintas Sumatra dari Lampung hingga Banda Aceh bukan lagi sekadar wacana, melainkan segera menjadi kenyataan.(**)

Editor : Ayah Mul

Berita Terkait

Gerindra Pecat Mirwan MS Usai Umrah di Tengah Bencana: Gubernur Mualem Murka, Publik Aceh Bereaksi Keras
SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional: “Jangan Lambat, Rakyat Sudah Kelaparan!”
“Bupati Pergi Umrah di Tengah Banjir, Warga Aceh Selatan Pertanyakan Prioritas Kepemimpinan”
Pemkab Aceh Selatan Pastikan Penanganan Pengungsi Terkendali, Pemulihan Memasuki Tahap Akhir
Sekda Aceh: Besok Dana BTT Cair — Langkah Cepat Tangani Dampak Banjir-Longsor
Tiket Pesawat Tembus Rp 8 Juta Saat Bencana, YARA Sebut Eksploitasi Rakyat Aceh
Ketua PWI Pijay Minta Pemkab Alihkan Anggaran Belum Terpakai untuk Penanganan Bencana Banjir
Hari Keenam Tanggap Darurat, Sekda Aceh Instruksikan Percepatan Distribusi Logistik dan Pemulihan Akses
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:40 WIB

Gerindra Pecat Mirwan MS Usai Umrah di Tengah Bencana: Gubernur Mualem Murka, Publik Aceh Bereaksi Keras

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:13 WIB

SAPA Desak Aceh Ajukan Status Bencana Nasional: “Jangan Lambat, Rakyat Sudah Kelaparan!”

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:19 WIB

Pemkab Aceh Selatan Pastikan Penanganan Pengungsi Terkendali, Pemulihan Memasuki Tahap Akhir

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:46 WIB

Sekda Aceh: Besok Dana BTT Cair — Langkah Cepat Tangani Dampak Banjir-Longsor

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:35 WIB

Tiket Pesawat Tembus Rp 8 Juta Saat Bencana, YARA Sebut Eksploitasi Rakyat Aceh

Berita Terbaru

Pemko banda aceh

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Sabtu, 6 Des 2025 - 06:09 WIB