Kakanwil Kemenag Aceh Tinjau Vaksinasi Calhaj dan Petugas, 363 Calhaj Divaksin dalam Sehari

  • Bagikan

Pidie (FANews.id)—Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAG MAg menyaksikan dan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bagi Calon Jemaah Haji (Calhaj) dan Petugas di Kabupaten Pidie.

Peninjauan ini dilakukan di RSUD Tgk Chiek di Tiro, Pidie, Selasa 30 Maret 2021.

Sebanyak 363 Calhaj asal Pidie dijadwalkan divaksin pada hari ini, sebagian mereka tergolong berusia lanjut. Namun mereka yang telah divaksin tidak ada yang mengeluh dan tidak ada kendala yang dihadapi.

Iqbal berharap semua kebutuhan Jemaah calon haji dapat terpenuhi dengan baik, termasuk vaksinasi Covid-19 dan vaksin meningitis sebelum keberangkatan Jemaah dapat berjalan dengan lancar.

“Kita berdoa semoga proses pemberangkatan Jemaah haji tahun ini dapat berlangsung tanpa ada penundaan, karena itu segala persiapan sebelum keberangkatan harus dapat terpenuhi dengan baik dan sempurna.” Kata Iqbal.

Iqbal juga tampak memberikan motivasi kepada Jemaah agar tetap antusias mengikuti semua kebijakan pemerintah.

Ia menjelaskan, meskipun masih menunggu izin keberangkatan Jemaah haji dari Kerajaan Arab Saudi, tetapi persiapan mulai sekarang harus maksimal.

“Kita tetap mendukung dan mengimplementasikan kebijakan pemerintah, hak dan kewajiban Jemaah mesti terlaksana,” katanya.

Ia mengatakan proses vaksinasi dilakukan menyeluruh bagi Calhaj di tiap kabupaten kota bekerjasama dengan Dinas Kesehatan

Menrutnya, pemerintah telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi jamaah haji mulai 1-31 Maret untuk tahap pertama, dan akan menyusul tahap kedua dengan target tuntas semuanya akhir Mei 2021.

Ia juga mengajak Jemaah untuk senantiasa terus belajar dan mandiri dalam rangka persiapan menuju ke Baitullah.

“Perkembangan haji masa kini, setiap jemaah pergunakan aplikasi dan perangkat android/IT. Karenanya ke depan, harapannya jemaah haji itu mandiri. Mandiri dalam kesehatan atau istitha’ah, penggunaan IT, dan mandiri dalam ibadah,” ungkapnya.

Pelaksanaan haji pada tahun 2020 sempat terhambat oleh pandemi Covid-19. Arab Saudi membatasi hanya 1.000 jemaah dengan kriteria tertentu yang bisa melaksanakan haji demi mencegah penyebaran pandemi. Kala itu calon jemaah dari luar negeri tidak bisa mendapat izin masuk.

Saat ini, Arab Saudi sedang menyiapkan komite tenaga kesehatan khusus yang semua anggotanya juga sudah divaksinasi untuk mengawasi pelaksanaan umrah dan haji. Ibadah haji tahun ini rencananya akan diselenggarakan pada Juli 2021.[]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *