Jemaah Haji Dilarang Membawa Air Zamzam di Tas Kabin

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FANEWS.ID – Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Arsyad Hidayat, meminta jemaah haji membatasi barang bawaannya, terutama yang dimasukkan ke dalam tas cabin pesawat.

“Jadi gini, walaupun tas bagasi sudah ditimbang kemudian sudah dikirim bukan berarti nanti tas kabin ini tidak akan dilakukan pemeriksaan, tetap akan dilakukan pemeriksaan,” katanya, Jumat (21/06/2024).

Ia juga meminta jemaah memastikan isi tas kabinnya tidak menarik perhatian petugas bea cukai di bandara, misalnya, barang-barang berbahaya. Bahkan ia juga meminta jemaah agar tidak membawa air zam-zam di dalam tas kabin.

“Jangan ada air zam-zam masuk ke dalam tas kabin. Kemudian barang terlarang, kayak mungkin pisau kemudian gunting atau yang lain-lainnya yang masuk kategori barang terlarang tolong dicek betul,” katanya menambahkan.

Imbauan ini penting menurut Arsyad. Ia melanjutkan, jangan sampai nanti dalam perjalanan masuk ke bandara, saat tas kabin dibuka untuk pemeriksaan, justru malah menjadi kendala sehingga mengganggu penerbangan jemaah lainnya.

Maka itu, sejak jauh-jauh hari segala persiapan harus dilakukan. Termasuk menyiapan dokumen-dokumen perjalanan, mulai paspor sampai boarding pas tiket perjalanan.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Pangdam IM Buka Lahan Baru I'M Jagong dan Serahkan Bibit Jagung untuk Warga Siron Blang.

“Pastikan setiap jemaah membawa paspornya, paspornya sudah dipegang di tangan ya. Kemudian juga kaitan dengan namanya boarding pass. Nanti kalau pun ada yang tercecer tolong segera dikomunikasikan dengan perangkat kloter,” katanya.

Ini bertujuan agar ketua kloter atau pembina ibadah bisa menyampaikan ke petugas yang ada di Madinah atau di bandara untuk mengurusnya ketika paspornya hilang.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Hebat!! 5 Pelajar Aceh Boyong Medali Pada KSN Tingkat Nasional 2020

“Itu bisa kan nanti pakai SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor). Termasuk kalau boarding pass hilang, laporkan saja nanti untuk bisa diganti oleh boarding pass yang baru,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Jadi kita prinsipnya sih memberikan kemudahan buat para jemaah haji karena tahu mereka juga luar biasa, ya.”

Arsyad mengapresiasi para jemaah yang sudah patuh terhadap aturan-aturan Kementerian Agama selama tinggal di Madinah dan Makkah. Selain itu, para jemaah SOC-02 juga disiplin berkaitan dengan ibadah hajinya.

Sebelumnya, setelah menyelesaikan semua prosesi ibadah haji, pendorongan pertama jemaah haji yang meninggalkan Tanah Suci dilakukan hari ini, Jumat 21 Juni 2024. Mereka tidak langsung pulang ke Tanah Air, melainkan akan digeser lebih dulu ke Madinah dan Jeddah.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Ditlantas Dan Ditpamobvit Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial Dengan Puluhan Tukang Ojol Sambut Hari Bhayangkara Ke 75

Untuk kepulangan gelombang pertama dimulai besok Sabtu, 22 Juni 2024, melalui dua bandara: Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Kota Madinah dan Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAI) Kota Jeddah.

Di antara beberapa kelompok terbang (kloter) jemaah yang digeser pertama kali adalah SOC-02 (Bandara Adi Soemarno Solo).

Pada Kamis lalu, 13 Juni 2024, sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah, koper jemaah haji di hotel tersebut sudah ditimbang dan saat ini mulai didorong ke Madinah..(red/tirto)

Berita Terkait

Kapolsek Cot Girek Selamatkan Anggota dan Warga Saat Banjir Aceh Utara
Ahok Peringatkan Tanggul Pantai Mutiara Jebol, Monas Terancam Rob
Sosialisasi Yonif TP di Aceh Tenggara Disambut Antusias Forkopimda dan Masyarakat
Konser Dewa 19 di Lhokseumawe Dilarang, 1.000 Pembeli Tiket Galau: Jadi atau Batal?
Pemkab Aceh Besar Hadiri Peringatan Maulid dan Peusijuk Ketua PWI Pusat di Banda Aceh
Perumda Tirta Aneuk Laot Kota Sabag
Mualem Paparkan Peluang Investasi Aceh Kepada Investor Timur Tengah di Makkah
Wali Nanggroe Aceh Jadi Pemateri di ASEAN For the Peoples Conference 2025
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:06 WIB

Kapolsek Cot Girek Selamatkan Anggota dan Warga Saat Banjir Aceh Utara

Minggu, 16 November 2025 - 15:10 WIB

Ahok Peringatkan Tanggul Pantai Mutiara Jebol, Monas Terancam Rob

Rabu, 12 November 2025 - 15:14 WIB

Sosialisasi Yonif TP di Aceh Tenggara Disambut Antusias Forkopimda dan Masyarakat

Selasa, 11 November 2025 - 14:45 WIB

Konser Dewa 19 di Lhokseumawe Dilarang, 1.000 Pembeli Tiket Galau: Jadi atau Batal?

Sabtu, 1 November 2025 - 20:12 WIB

Pemkab Aceh Besar Hadiri Peringatan Maulid dan Peusijuk Ketua PWI Pusat di Banda Aceh

Berita Terbaru