Jalan Longsor, PUPR Pasang Jembatan Darurat Batang Kelapa di Desa Tanoh Mirah

  • Bagikan
Jalan Longsor, PUPR Pasang Jembatan Darurat Batang Kelapa di Desa Tanoh Mirah

FANEWS.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat mengambil langkah cepat dalam menangani kerusakan badan jalan lintas kabupaten di Desa Tanoh Mirah, Kecamatan Sungai Mas.

Hal itu dilakukan setelah terjadi longsor akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi mengungkapkan bahwa longsor tersebut terjadi akibat pengikisan struktur tanah oleh hujan deras dan angin kencang yang berkepanjangan. “Badan jalan mengalami kerusakan parah dengan longsoran mencapai tujuh meter, menyulitkan akses kendaraan roda empat,” jelasnya.

Guna mengatasi situasi darurat ini, Kurdi memerintahkan pemasangan jembatan darurat menggunakan batang kelapa. Meskipun sementara, langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi kelancaran lalu lintas masyarakat.

“Kami menggunakan batang kelapa sebagai jembatan darurat sementara waktu, agar kendaraan roda empat dapat melintas dengan lebih aman,” kata Kurdi.

Sementara itu, untuk penanganan permanen, Kurdi menyampaikan bahwa pihaknya sedang dalam proses pemesanan gorong-gorong beton bertulang.

“Gorong-gorong ini diharapkan dapat dipasang secepat mungkin untuk memastikan keamanan dan kelancaran akses kendaraan,” katanya.

Komitmen yang ditunjukkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat dalam menangani kerusakan infrastruktur mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat setempat. Langkah-langkah yang diambil oleh PUPR diharapkan dapat memulihkan akses jalan dengan cepat dan efektif.

Dalam beberapa pekan terakhir, wilayah Aceh Barat telah mengalami cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan parah pada beberapa jalur jalan lintas kabupaten. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut untuk mobilitas sehari-hari.

Namun, respons cepat dari Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi, dalam mengambil langkah-langkah darurat untuk memasang jembatan darurat menggunakan batang kelapa di Desa Tanoh Mirah, Kecamatan Sungai Mas, mendapat pujian dari masyarakat setempat. Langkah ini dianggap sebagai tindakan yang tepat untuk memastikan kelancaran akses jalan meskipun dalam situasi darurat.

BACA JUGA :   Mantan Bupati Simeulue Dikukuhkan Jadi Ketua Fokal IMM Aceh

“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh PUPR Aceh Barat. Pemasangan jembatan darurat dengan menggunakan batang kelapa adalah solusi yang kreatif dan efektif untuk mengatasi masalah ini,” ujar Deni, warga setempat.

Selain itu, rencana PUPR untuk memasang gorong-gorong beton bertulang sebagai solusi permanen juga disambut baik oleh masyarakat. Mereka berharap agar proses pemasangan dapat dilakukan dengan segera sehingga akses jalan dapat dipulihkan dalam waktu yang lebih singkat.

“Dengan komitmen dan kerja keras dari PUPR Aceh Barat, kami berharap pemulihan akses jalan dapat dilakukan dengan cepat sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali normal,” tambah Rusmadi warga lainnya.

Apresiasi dari masyarakat setempat ini menjadi dorongan tambahan bagi PUPR Aceh Barat untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan infrastruktur yang ada dapat dijaga dengan baik demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (InfoPublik/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *