ISEI Banda Aceh dan Radio Antero Gelar FGD: Quo Vadis Arah Kebijakan Ekonomi Aceh?

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Banda Aceh bekerja sama dengan Radio Antero FM menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Arah Kebijakan Pembangunan Aceh: Quo Vadis Arah Kebijakan Ekonomi Aceh melalui Pendekatan Single Banking System?” pada Minggu, 2 November 2025, di Ruang Seminar ICAOIS, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Kegiatan ini mempertemukan para pakar lintas disiplin, akademisi, pelaku usaha, mahasiswa, dan media untuk mengkaji arah kebijakan ekonomi Aceh dalam konteks penerapan Single Banking System berbasis Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Ketua ISEI Banda Aceh, Prof. Dr. Aliasuddin, SE, M.Si, mengatakan bahwa forum ini menjadi penting karena Qanun LKS adalah kebijakan monumental yang berdampak luas terhadap perekonomian daerah. “Qanun LKS bukan sekadar aturan perbankan, tetapi instrumen strategis untuk menghadirkan sistem ekonomi yang lebih berkeadilan, efisien, dan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam,” ujarnya. Aliasuddin menambahkan bahwa setelah hampir satu dekade berjalan, kebijakan tersebut perlu dikaji kembali secara kritis. “Kita harus melihat sejauh mana implementasinya mampu mendukung kesejahteraan masyarakat Aceh, memperkuat iklim investasi, dan membuka akses keuangan yang inklusif,” kata Aliasuddin.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Action Mobile Bank Aceh Semua Lebih Mudah

Diskusi ini difasilitasi oleh Fahmi Abduh Dahlan, Ph.D yang menilai FGD tersebut sebagai momentum reflektif untuk mempertemukan berbagai perspektif. “Kebijakan ekonomi tidak bisa dilihat hanya dari satu kacamata. Kita perlu menyatukan pandangan akademisi, regulator, dan pelaku usaha agar kebijakan yang lahir benar-benar adaptif terhadap realitas sosial Aceh,” jelasnya. Menurut Fahmi dialog lintas disiplin seperti ini akan memperkaya pemahaman publik tentang hubungan antara prinsip syariah untuk mencapai tujuan kesejahteraan, keadilan dalam sistem ekonomi yg efektif dan efisien. “Forum semacam ini mempertemukan nalar ilmiah dengan pengalaman lapangan, sehingga hasilnya bisa lebih realistis dan konstruktif,” tambahnya.

FGD akan menghadirkan sejumlah akademisi, pakar, peneliti, pengusaha dan mantan praktisi perbankan.

Sementara itu Uzair, SE, M.Si, Direktur Radio Antero FM, menegaskan bahwa peran media dalam forum seperti ini bukan hanya sebagai penyampai informasi, melainkan juga bagian dari proses pencerdasan publik. “Radio memiliki tanggung jawab sosial untuk menghidupkan diskursus kebijakan publik. Kami ingin masyarakat memahami arah kebijakan ekonomi Aceh, terutama terkait Qanun LKS yang dampaknya nyata di kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Uzair menambahkan bahwa hasil FGD akan dipublikasikan melalui jaringan media Antero agar bisa menjangkau masyarakat luas.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Sambut HUT ke-52, Bank Aceh Syariah dan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial untuk Pelanggan Setia

Sebagai keluaran forum ini akan menghasilkan Catatan Intelektual Kebijakan Publik berjudul “Refleksi Implementasi Qanun LKS untuk Kemaslahatan Ummat.” Rekomendasi hasil diskusi juga akan disampaikan kepada Pemerintah Aceh dan DPR Aceh sebagai bahan pertimbangan kebijakan ekonomi ke depan.

Baca Juga Artikel Beritanya :  BSI Aceh dan Pangdam Gelar Sarapan Bersama: Sinergi Membangun Aceh

Melalui sinergi antara dunia akademik dan media, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang intelektual produktif bagi berbagai kalangan untuk menelaah arah kebijakan ekonomi Aceh secara objektif dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Editor : Ayah Mul

Berita Terkait

Sinergi BSI dengan Pertamina Patra Niaga Hadapi Bencana, Pastikan Layanan Perbankan di Aceh Tetap Berjalan
PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Warga terdampak Banjir di Beberapa Wilayah Provinsi Aceh
BSI Serahkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Aceh Serta Percepat Pemulihan Layanan
Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi: Bijak Berbelanja dan Kreatif di Dapur
Bank Indonesia dan Pemerintah Aceh Resmikan Industri Pengolahan Cabai Pertama di Aceh
Sistem Pembayaran dan Kesejahteraan Aceh Meningkat, Ekonomi 2025 Diproyeksi Tetap Kuat
Bank Indonesia bersama TPID Aceh Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pelatihan Budidaya Cabai “Subur Berkelanjutan”
BI dan TPID Banda Aceh Canangkan Gerakan Menanam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:31 WIB

Sinergi BSI dengan Pertamina Patra Niaga Hadapi Bencana, Pastikan Layanan Perbankan di Aceh Tetap Berjalan

Sabtu, 29 November 2025 - 22:47 WIB

PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Warga terdampak Banjir di Beberapa Wilayah Provinsi Aceh

Sabtu, 29 November 2025 - 22:20 WIB

BSI Serahkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Aceh Serta Percepat Pemulihan Layanan

Kamis, 20 November 2025 - 18:59 WIB

Cooking Class Dapur Cerdas Inflasi: Bijak Berbelanja dan Kreatif di Dapur

Jumat, 14 November 2025 - 15:42 WIB

Bank Indonesia dan Pemerintah Aceh Resmikan Industri Pengolahan Cabai Pertama di Aceh

Berita Terbaru

Pemko banda aceh

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Sabtu, 6 Des 2025 - 06:09 WIB