Gubernur Aceh : Rapatkan Barisan “Perangi Narkoba”

- Jurnalis

Rabu, 10 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama Oditur Jenderal TNI Marsekal Muda TNI Dr. SUJONO, SH,MH,CFrA dan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Achmad Marzuki, beserta Unsur Forkopimda Aceh mengikuti pemusnahan barang bukti Otmil I-01 Banda Aceh berupa Ganja dan sabu di lapangan Jasdam Iskandar Muda Neusu, Banda Aceh, (10/3/2021).

FANews .Id | Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak semua pihak dan seluruh elemen masyarakat di seantero Aceh untuk secara bersama, merapatkan barisan dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Aceh yang trend nya sudah sangat mengkhawatirkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kepada awak media usai menyaksikan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 158 kg dan shabu seberat 13,6 kg, di lapangan Jasdam Kodam Iskandar Muda.

“Forkopimda Aceh bersama seluruh pemangku kebijakan sudah bersepakat untuk merapatkan barisan dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang lebih masif. Ini adalah tuntutan, karena upaya pemberantasan narkoba adalah pekerjaan berat, tentu tidak bisa dilakukan hanya oleh satu atau dua instansi atau secara parsial. Langkah sinergitas, menjadi sesuatu yang harus kita lakukan. Sebagai musuh bersama, Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk turut serta dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bumi Serambi Mekah,” ujar Gubernur.

Saat ini, sambung Gubernur, para pemangku kebijakan sedang merumuskan strategi yang lebih efektif dalam upaya pemberantasan narkoba. Nova meyakini, kegiatan hari ini merupakan salah satu bagian dari upaya sosialisasi yang cukup penting dan efektif untuk mengajak masyarakat terlibat dalam berbagai upaya pemberantasan narkoba.

“Upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Di hulu itu mulai dari pengedar, pemakai dan jaringan-jaringan lainnya, sedangkan di hilir adalah upaya penyadaran. Dengan demikian supply dan demandnya akan semakin mengecil. Sementara di sisi lain, aparat penegak hukum terus melakukan upaya-upaya hukum sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” kata Nova.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Delapan Siswa MTsN 2 Aceh Besar Raih Medali pada Olimpiade POSI se-Aceh

Sementara itu, Oditur Militer Kodam Iskandar Muda Marsekal Muda TNI Sujono menjelaskan, pemusnahan barang bukti hari ini adalah  barang bukti yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti ini berasal dari 22 perkara yang terjadi sejak Bulan April 2020 hingga Februari 2021.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Menaker: Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Aturan THR

“Sejak 2020 untuk wilayah hukum Oditur Militer 0101/Banda Aceh ada 24 orang dengan 22 berkas perkara yang melibatkan bintara dan tamtama di jajaran Kodam Iskandar Muda, yang ditangani perkaranya oleh Odmil 0101/Banda Aceh. Hasil  pengungkapan ini berkat kerjasama BNN, Penyidik Polisi Militer, rekan-rekan dari kepolisian dan laporan dari masyarakat. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama ini,” ujar Marsekal Muda TNI Sujono

Sementara itu Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut  menegaskan, bahwa siapapun yang terlibat dalam tindakan penyalahgunaan narkoba akan berhadapan dengan hukum, termasuk internal kepolisian sekalipun.

“Sama degan apa yang disampaikan oleh Oditur Militer tadi, bahwa siapapun yang berbuat kita tindak tegas, termasuk  internal pun akan kita bersihkan. Karena ibarat sapu, jika sapunya kotor ya tidak akan bersih. Jika ingin melakukan pembersihan ya kita bersihkan dari dalam. Prinsipnya tentu sesuai dengan yang disampaikan oleh Kapolri, setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pidana narkoba hukumannya jelas, pidanakan, pecat, selesai,” tegas Kapolda.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Dirlantas Polda Aceh Bantu Korban Kebakaran di Peukan Bada

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda  mengajak semua pihak untuk ikut serta memberantas narkoba di Aceh. Peran serta masyarakat sangat penting dan menentukan keberhasilan pemusnahan narkoba.

“Upaya penangkapan yang dilakukan selama ini adalah bagian dari upaya memutus rantai suplai, namun yang lebih penting adalah memutus permintaannya atau demand reduction. Mari bersama membangun dan menyelamatkan generasi emas Aceh yang sehat dan bebas narkoba.”

Untuk mempersempit dan menghentikan peredaran narkoba, kata Wahyu, Kepolisian Daerah Aceh telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti bea cukai dan TNI Angkatan Laut untuk mengawasi jalur masuk via laut. Ia mengatakan, garis pantai Aceh yang panjang menjadi salah satu potensi yang mudah bagi pengedar untuk memasuki wilayah Aceh.

Pemusnahan barang bukti berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Acmad Marzuki, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, Kajati Aceh M Yusuf dan perwakilan dari BNN Aceh.[]

Berita Terkait

Kapolsek Cot Girek Selamatkan Anggota dan Warga Saat Banjir Aceh Utara
Ahok Peringatkan Tanggul Pantai Mutiara Jebol, Monas Terancam Rob
Sosialisasi Yonif TP di Aceh Tenggara Disambut Antusias Forkopimda dan Masyarakat
Konser Dewa 19 di Lhokseumawe Dilarang, 1.000 Pembeli Tiket Galau: Jadi atau Batal?
Pemkab Aceh Besar Hadiri Peringatan Maulid dan Peusijuk Ketua PWI Pusat di Banda Aceh
Perumda Tirta Aneuk Laot Kota Sabag
Mualem Paparkan Peluang Investasi Aceh Kepada Investor Timur Tengah di Makkah
Wali Nanggroe Aceh Jadi Pemateri di ASEAN For the Peoples Conference 2025
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:06 WIB

Kapolsek Cot Girek Selamatkan Anggota dan Warga Saat Banjir Aceh Utara

Minggu, 16 November 2025 - 15:10 WIB

Ahok Peringatkan Tanggul Pantai Mutiara Jebol, Monas Terancam Rob

Rabu, 12 November 2025 - 15:14 WIB

Sosialisasi Yonif TP di Aceh Tenggara Disambut Antusias Forkopimda dan Masyarakat

Selasa, 11 November 2025 - 14:45 WIB

Konser Dewa 19 di Lhokseumawe Dilarang, 1.000 Pembeli Tiket Galau: Jadi atau Batal?

Sabtu, 1 November 2025 - 20:12 WIB

Pemkab Aceh Besar Hadiri Peringatan Maulid dan Peusijuk Ketua PWI Pusat di Banda Aceh

Berita Terbaru

Pemko banda aceh

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Sabtu, 6 Des 2025 - 06:09 WIB