Bupati Apresiasi Program Bedah Rumah KNPI Aceh Besar

  • Bagikan

Aceh Besar (fanews.id) — Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengapresiasi program bedah rumah yang dilaksanakan Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Aceh Besar.

“Saya selaku Bupati memberikan apresiasi kepada pemuda Aceh Besar dalam hal ini KNPI yang sudah kompak melaksanakan bakti sosial untuk bedah rumah,” kata Mawardi Ali, Minggu (06/12/2020).

Kata Mawardi, masyarakat Aceh Besar sangat bangga terhadap anak muda yang selalu gotong royong mencari sumber pendanaan dan bekerja menyukseskan acara bedah rumah serta kegiatan sosial lainnya.

“Pemerintah juga sudah banyak sekali melaksanakan kegiatan yang sifatnya pengaman jaringan sosial, ini sudah luar biasa,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Mawardi, mulai dari Pemerintah Pusat tidak pernah berhenti memberikan bantuan salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) serta bantuan lainnya baik dari pemerintah Kabupaten hingga pemerintahan desa.

“Tentu dengan bantuan ini harapan kita bisa dilakukan percepatan pembangunan di Aceh Besar untuk membuat masyarakat lebih sejahtera dan upaya menurunkan angka kemiskinan segera terwujud,” tutur Ketua DPW PAN Aceh itu.

Program bedah rumah ini akan selalu dilaksanakan dengan batuan yang dikumpulkan dari dana CSR berbagai perusahaan sehingga kegiatan bedah rumah dapat terlaksana secara berkelanjutan.

“Kita harap KNPI dan seluruh unsur pemuda Aceh Besar bisa bersama dengan pemerintah dalam rangka bakti sosial seperti ini,” pungkas Mawardi.

Sementara itu, Ketua KNPI Aceh Besar Rahmat Aulia mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah membedah 5 rumah warga Aceh Besar yang tersebar di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Ingin Jaya satu rumah, Simpang Tiga dua rumah dan dua rumah di Kuta Malaka.

“Kita ambil program bedah rumah ini karena kami melihat berbagai Gampong di Aceh Besar masih ada rumah yang tidak layak huni,” katanya.

BACA JUGA :   Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Puluhan Anak Punk Selama Ramadhan

 

Rahmat berharap ke depan program bedah rumah tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dapat dibantu oleh para donatur, sehingga Aceh Besar terbebas dari desa kumuh.

“Tahun ini kita bedah 5 rumah, dan kita juga akan berkomitmen untuk melanjutkan program bedah rumah ini untuk tahun ke depan,” tutup Rahmat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *