Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Bubon, Ramli MS : Keterbatasan anggaran karena covid, Camat harus Berinovasi bangkitkan ekonomi rakyat

  • Bagikan

Meulaboh – Bupati Aceh Barat H. Ramli MS hadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2022 tingkat Kecamatan Bubon yang dilaksanakan di aula kantor camat setempat. Kamis (25-02-2021).

Musrenbang tingkat kecamatan Bubon yang dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat ini turut dihadiri oleh para SKPK, Kepala Baitul Mal Aceh Barat, Ketua MAA, unsur Muspika, tim TP2D Aceh Barat, serta para tamu undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Barat, Ramli MS menyampaikan bahwa dana pembangunan saat ini sangat terbatas, ini di sebabkan adanya pemangkasan anggaran yang diperuntukan untuk penanganan  pandemi Covid 19. Untuk itu, buatlah skala prioritas dalam melakukan perencanaan pembangunan di Kecamatan Bubon ini yang di anggap perlu untuk segera di tangani ungkapnya.

Di tengah keterbatasan anggaran karena pandemi Covid 19 ini, Ramli meminta Camat Bubon dan jajarannya untuk dapat berinovasi dalam upaya membangkitkan ekonomi masyarakatnya. Bina lah masyarakat gampong dalam mengembangkan usaha-usaha kecil yang tidak membutuhkan modal besar, seperti menanam  sayur-sayuran serta tanaman yang bermanfaat lainnya pintanya.

Lebih lanjut, Ramli mengatakan dalam menyusun program pembangunan harus dilakukan dengan musyawarah bersama masyarakat untuk membuat skala prioritas agar pembangunan yang akan dillaksanakan nanti bisa bermanfaat dan tepat guna ujarnya.

Ramli menyampaikan bahwa anggaran untuk tahun 2022 di rencanakan akan di alokasikan untuk pembangunan gampong sebesar 40 persen dan 60 persen untuk pembangunan di kota. Nantinya pembangunan akan di fokuskan pada rehabilitasi dan rekontruksi infrastruktur yang sudah dalam kondisi rusak tuturnya.

Sementara itu, Camat Bubon, Dra. Hj. Maimanah, MA menyampaikan bahwa pembangunan suatu daerah harus di awali dengan perencanaan yang matang serta tepat guna. Untuk itu, Musrenbang ini merupakan suatu wadah untuk menampung segala aspirasi masyarakat khususnya di Kecamatan Bubon dalam menentukan arah pembangunan yang akan dilaksanakan nanti ujarnya.

BACA JUGA :   Pasien Covid-19 yang Sembuh Bertambah 212 Orang di Aceh

Lebih lanjut, Maimanah menyampaikan bahwa pondasi awal dalam melaksanakan pembangunan nanti adalah pada sektor agama, yaitu meningkatkan kegiatan-kegiatan keagamaan, memakmurkan mesjid, membina para hafiz dan hafizah, serta mengoptimalkan pondok pasantren sebagai amunisi spritual ucapnya.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur, Maimanah menyampaikan usulan untuk melakukan normalisasi sungai Kecamatan Bubon sebagai upaya untuk mengatasi banjir  yang selama ini kerap terjadi di kawasan setempat. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan lampu jalan di depan kantor camat sebagai penerangan untuk masyarakat Bubon ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *