Banda Aceh Catat IPM Tertinggi di Indonesia, Ungguli Yogyakarta dan Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Kota Banda Aceh. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banda Aceh mencapai angka 89,55, menempatkannya sebagai kota dengan IPM tertinggi di Indonesia, sekaligus yang tertinggi di Provinsi Aceh.

Capaian ini menempatkan Banda Aceh sedikit di atas Kota Yogyakarta yang memiliki IPM sebesar 89,53, serta jauh melampaui rata-rata nasional dan bahkan DKI Jakarta, provinsi dengan IPM tertinggi secara keseluruhan di Indonesia yang mencatat angka 84,15.

Dengan skor 89,55, Banda Aceh kini masuk dalam kategori “pembangunan manusia sangat tinggi” (IPM ≥ 80), menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakatnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kualitas Manusia Banda Aceh Melesat

IPM sendiri merupakan indikator penting yang digunakan BPS untuk menilai keberhasilan pembangunan manusia di suatu daerah. Indikator ini mencakup tiga aspek utama, yaitu:

1. Kesehatan, yang diukur dari umur harapan hidup;

Baca Juga Artikel Beritanya :  Illiza Sa’aduddin Djamal Tinjau Perbaikan Jalan A Majid Ibrahim di Banda Aceh

2. Pendidikan, melalui rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah;

3. Standar hidup layak, yang tercermin dari pengeluaran riil per kapita.

Kombinasi dari ketiga dimensi ini menunjukkan sejauh mana masyarakat di suatu daerah mampu hidup sehat, berpendidikan, dan memiliki taraf hidup yang layak.

Kepala BPS Kota Banda Aceh dalam keterangannya menyebutkan bahwa peningkatan signifikan pada aspek pendidikan dan standar hidup masyarakat menjadi faktor utama kenaikan IPM tahun ini. Pemerintah kota juga disebut berhasil memperluas akses pendidikan, memperkuat layanan kesehatan, serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis digital dan UMKM.

Lebih dari Sekadar Angka

Meski IPM sering dipahami sebagai ukuran kualitas sumber daya manusia (SDM), para ahli menekankan bahwa keduanya tidak sepenuhnya identik. IPM hanya mengukur kemampuan dasar manusia untuk hidup layak, sementara kualitas SDM memiliki cakupan yang jauh lebih luas.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusian Palestina 850 Juta

Kualitas SDM juga menyangkut aspek keterampilan teknis, produktivitas kerja, etos, disiplin, kreativitas, kemampuan adaptasi, serta penguasaan teknologi digital. Faktor-faktor seperti soft skills, inovasi, manajerial, dan komunikasi juga menjadi penentu daya saing manusia di era modern, yang tidak sepenuhnya tercermin dalam angka IPM.

Namun demikian, tingginya IPM Banda Aceh menunjukkan bahwa pondasi pembangunan manusia di kota ini sangat kokoh. Dengan capaian tersebut, Banda Aceh tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi kota berdaya saing tinggi dan berorientasi pada pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Simbol Kemajuan Aceh

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh. Banda Aceh yang selama ini dikenal sebagai pusat peradaban dan pendidikan di Tanah Rencong, kini semakin mempertegas posisinya sebagai role model pembangunan manusia di Indonesia.

Baca Juga Artikel Beritanya :  PKL di Jalan Syiah Kuala Balik Lagi, Kasatpol: Kita Tertibkan

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui berbagai program unggulannya terus mendorong peningkatan kualitas hidup warga, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian IPM tersebut.

“Angka IPM bukan sekadar statistik. Ia mencerminkan kualitas kehidupan masyarakat secara nyata — dari bagaimana anak-anak kita bersekolah, layanan kesehatan yang diterima, hingga tingkat kesejahteraan ekonomi warga,” ujar seorang pejabat BPS Kota Banda Aceh.

Dengan IPM 89,55, Banda Aceh bukan hanya mencatat angka tertinggi di Indonesia, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa pembangunan manusia adalah kunci utama kemajuan daerah.(**)

Editor : Ayah Mul

Berita Terkait

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg
‎Wakil walikota Menerobos Cuaca Panas Pantau SPBU
Pemkot Banda Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat: Cuaca Mulai Membaik, Komitmen Penanganan Tetap Diperkuat
Banjir dan Longsor Kepung Aceh, Wali Kota Banda Aceh Pastikan Penanganan Cepat: “Tak Boleh Ada Warga yang Terabaikan”
Maulid Raya Pemko Banda Aceh Penuh Kekhusyukan, Ustadz Derry Sulaiman: “Umat Nabi Dijanjikan Masuk Surga Lebih Awal”
Pemko Banda Aceh Gelar Maulid Raya Senin Depan
Wali Kota Illiza Jadi Pembicara Nasional, Paparkan Strategi Perempuan Banda Aceh Dorong Kebijakan Inklusif
Pemko Banda Aceh Replikasi Aplikasi JAKI, Siap Hadirkan Layanan Publik Digital Terpadu ala Ibu Kota
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:09 WIB

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:34 WIB

‎Wakil walikota Menerobos Cuaca Panas Pantau SPBU

Jumat, 28 November 2025 - 16:59 WIB

Pemkot Banda Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat: Cuaca Mulai Membaik, Komitmen Penanganan Tetap Diperkuat

Kamis, 27 November 2025 - 19:29 WIB

Banjir dan Longsor Kepung Aceh, Wali Kota Banda Aceh Pastikan Penanganan Cepat: “Tak Boleh Ada Warga yang Terabaikan”

Senin, 24 November 2025 - 21:37 WIB

Maulid Raya Pemko Banda Aceh Penuh Kekhusyukan, Ustadz Derry Sulaiman: “Umat Nabi Dijanjikan Masuk Surga Lebih Awal”

Berita Terbaru

Pemko banda aceh

Pagi ini, Pemko Banda Aceh Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Sabtu, 6 Des 2025 - 06:09 WIB