Bahlil Sebut RI Bakal Bisa Produksi 70 Ton Emas per Tahun

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FANEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebutkan Indonesia bakal mampu memproduksi hingga 70 ton emas per tahun. Puluhan ton itu diproduksi dari pabrik pemurnian logam mulia di Gresik, Jawa Timur, dan PT Amman Mineral Internasional.

“Overall setiap tahun insyaallah dua pabrik kita dari Gresik dan Amman itu bisa mencapai 60-70 ton emas per tahun,” kata Bahlil, saat peresmian pabrik logam mulia di Gresik, Senin (17/3/2025).

Baca Juga Artikel Beritanya :  Larangan Ekspor Beras India Tak Pengaruhi Stabilitas Pangan RI

Menurut Bahlil, pabrik logam mulia di Gresik merupakan smelter single line dari hulu ke hilir terbesar di dunia. Dia mengatakan konsentrat yang dibawa ke pabrik logam mulia itu mencapai 3 juta konsentrat yang menghasilkan 50-60 ton emas.

Sementara itu, konsentrat yang dibawa ke pabrik PT Amman Mineral Internasional sebanyak 900 ribu konsentrat yang menghasilkan 18-20 ton emas.

“Ini juga salah satu kenapa kita, atas arahan Bapak Presiden, sekarang smelter untuk tembaga tidak hanya cukup dua, tapi kita akan mengembangkan ada beberapa tambang-tambang baru yang akan kita lakukan,” ucap Bahlil.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Lemigas Pastikan BBM Pertamina yang Beredar Sesuai Standar

Sebelumnya, Prabowo Subianto, meresmikan smelter atau pabrik pemurnian logam mulia milik PT Freeport Indonesesia di Gresik, Jawa Timur, Senin. Melalui pabrik tersebut, konsentrat dapat diubah menjadi perak, kobalt, hingga emas.

Prabowo mengatakan tanah air nantinya tak hanya menjual bahan baku saja ke manca negara, melainkan hingga barang jadi. Pabrik pengolahan dari barang baku hingga barang jadi itu diklaim menjadu pabrik pemurnian logam terbesar se-dunia.

Baca Juga Artikel Beritanya :  Bahlil Sebut Pembatasan BBM Subsidi Berlaku Mulai 1 Oktober 2024

“Bangsa kita tidak hanya akan menjual bahan baku, tapi kita ingin juga menjual barang-barang jadi, barang-barang produk akhir yang punya nilai tambah yang sangat besar. Saya diberitahu industri ini, instalasi pemurnian logam ini, terutama emas, adalah yang terbesar di dunia dari segi hulu sampai hilir di satu entitas,” kata Prabowo.(red)

(sumber : tirto)

Berita Terkait

Kopdes Merah Putih akan Bantu Pengadaan Kapal Pengawas Perikanan
Wamendes Sebut Bangunan Kopdes Pakai Lahan Pemerintah atau BUMN
Wamenaker Klaim Ada Aplikator Bohong soal Laporan Pembayaran BHR
Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Hubungan Ekonomi
PGN Pastikan Tidak Ada Kebocoran Gas di Bekasi
Pemerintah RI dan AS Sepakati Peningkatan Pembelian Produk
Cara Bayar Pajak dengan NPWP dan Jenis-Jenis NPWP
PP Aturan Tarif Royalti Minerba Terbit, Berikut Daftar Tarifnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 April 2025 - 03:35 WIB

Kopdes Merah Putih akan Bantu Pengadaan Kapal Pengawas Perikanan

Rabu, 23 April 2025 - 03:32 WIB

Wamendes Sebut Bangunan Kopdes Pakai Lahan Pemerintah atau BUMN

Selasa, 22 April 2025 - 04:32 WIB

Wamenaker Klaim Ada Aplikator Bohong soal Laporan Pembayaran BHR

Minggu, 20 April 2025 - 06:27 WIB

Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Hubungan Ekonomi

Minggu, 20 April 2025 - 06:23 WIB

PGN Pastikan Tidak Ada Kebocoran Gas di Bekasi

Berita Terbaru

Politik

Prabowo Bahas Tarif Trump Bersama Wakil PM Malaysia

Rabu, 23 Apr 2025 - 03:43 WIB

Pendidikan

Mendikdasmen Ungkap Alasan 400 Siswa SMP di Bali Tak Bisa Baca

Rabu, 23 Apr 2025 - 03:39 WIB

Hukrim

Fachri Albar Ditangkap Polres Jakbar Terkait Narkoba

Rabu, 23 Apr 2025 - 03:38 WIB